Dalam Diam Oleh : Mu’tiyatul Farohah (Finalis LCP Batch 2)

πŸ“… 17 Februari πŸ‘ Memuat...

Dalam Diam

Oleh: Mu’tiyatul Farohah


Remuk redam penuh kelam

Teriris terjerat hina mengancam

Satu kesalahan dianggap lancang

Ribuan nista dianggap sopan

Entah, sampai begitu keras hati

Tuli mendengar kalangan dini

Raut harap untuk dikasihi

Berbalas tindak kian menyakiti

Tak perlu ditanyakan pendapat semua

Tersirat makna rindu hal yang sama

Pertiwiku di ambang keculasan

Remeh-temeh segera dihancurkan

Kami rindukan kesucian

Kami rindukan ketenangan

Masih harapkan kesejahteraan

Dalam diam doa setiap insan

Banyuwangi, 10 Januari 2021



BIODATA

Mu’tiyatul Farohah, lahir pada tanggal 11 Juli 2002 di Banyuwangi, Jawa Timur. Tercatat sebagai mahasiswa Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim Malang. Jejak bisa ditemukan di akun instagram @merah_1717. Suka menulis sejak SMP dan bercita-cita menjadi penulis hebat. Seseorang yang memiliki kemampuan pantas menjadi sosok yang tenang.

Dalam Diam

Oleh: Mu’tiyatul Farohah


Remuk redam penuh kelam

Teriris terjerat hina mengancam

Satu kesalahan dianggap lancang

Ribuan nista dianggap sopan

Entah, sampai begitu keras hati

Tuli mendengar kalangan dini

Raut harap untuk dikasihi

Berbalas tindak kian menyakiti

Tak perlu ditanyakan pendapat semua

Tersirat makna rindu hal yang sama

Pertiwiku di ambang keculasan

Remeh-temeh segera dihancurkan

Kami rindukan kesucian

Kami rindukan ketenangan

Masih harapkan kesejahteraan

Dalam diam doa setiap insan

Banyuwangi, 10 Januari 2021



BIODATA

Mu’tiyatul Farohah, lahir pada tanggal 11 Juli 2002 di Banyuwangi, Jawa Timur. Tercatat sebagai mahasiswa Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim Malang. Jejak bisa ditemukan di akun instagram @merah_1717. Suka menulis sejak SMP dan bercita-cita menjadi penulis hebat. Seseorang yang memiliki kemampuan pantas menjadi sosok yang tenang.