Kembang Lili Oleh: Fahmi Ilyas Siregar (Finalis LCP Batch 2)
👁️ dibaca
Kembang Lili
Oleh: Fahmi Ilyas Siregar
Telah kusisipkan kembang lili di telaga mataku
Yang enggan layu sebelum kembangnya disentuh
Ia kujaga dengan damai, selepas malam-malam dikayuh
Kemudian kukecup kening bunga itu, yang tertunduk mau
Pada senja matamu yang anggun, kuntumkan nyala gelombang
Membuntuti jalannya petang, sebelum memanggil riak malam
Seolah tahu, kau adalah sari mayang yang ingin kudekap riang
Merapal doa cinta pada pematang rasa di balik kelenjar mimpi semalam
Cukuplah air mata kemarin menggarami perih degup jiwaku
Talas hati telah mengambang dari beban kesendirian Pada raut takdirnya, kaucanangkan hasrat yang berdekatan
Hingga kupahami, rasamu diam-diam masih mengemas rindu
Sekali lagi, kusisipkan kembali kembang lili di telaga mataku
Menggenapkan kasih sayang yang belum usai menenun lagu
Mari, kita tanggalkan denyut matahari di dalam dadaku dan dadamu
Agar sewaktu-waktu tak lagi hangat, ia mengerti merindu
Medan, 13 Januari 2021
Biodata:
Seorang karyawan yang mencintai dunia imajinasi, terutama puisi. Beberapa puisinya dimuat diberbagai penerbit, diantaranya Penerbit Fumiko Publisher, Poetry Publisher, Seniman Publisher. 3 puisinya masuk nominasi 100 besar berlisensi Pada Ajang Cipta Puisi Internasional yang berjudul “Perempuan dan Biduk, Aku Menggambar Tuhan, dan Fragmen kehidupan” yang diadakan oleh @pusatlombaseni.
Posting Komentar