Rindu Rinai Hujan
Oleh : Dhevantya Bintang Brilliancy
Untuk kau yang hadir
Hanya tuk singgah bukan tuk menetap
Awalnya hujan waktu itu sekedar cerita sendu
Dan mengundang jutaan pilu
Tapi tidak, setelah ku sadari
Aku rindu cerita itu
Cerita di mana kau mulai melukiskan cinta di dalam diri ini
Cerita di mana kau mengikrarkan janji suci
Cerita di mana kau bisa meluluhkan hati
Cerita di mana kau menancapkan tombak berupa cinta sejati
Rinai waktu itu membawaku ke dalam asmaraloka
Walau akhirnya ku rasakan pahit di lubuk dada
Kemerlipnya lintang bergandeng tangan dengan candra
Mengusir secara perlahan rinai-rinai hujan
Aku rindu saat mengingat kepalsuan maya itu
Aku rindu kau mengetuk atmaku
Aku rindu dengan semua janji palapamu
Dan akara itu selalu hadir di setiap sudut lelapku
Yogyakarta, 20 Januari 2021
Biodata narasi
Nama penulis puisi ini adalah Dhevantya Bintang Brilliancy. Gadis berusia 16 tahun yang lahir di Kota Cilacap, Jawa Tengah dan dibesarkan di Kota Bantul, Yogyakarta. Gadis munyil ini mempunyai sikap yang suka memendam perasaan yang kemudian dituangkan ke dalam aksara. Gadis ini sekarang mengenyam pendidikan di SMA Negeri 1 Bantul.