BERGUGUR KEMARAU DALAM HUJAN Karya : Viviean Septianty D. (Finalis LCP Batch 3)

Table of Contents

 

Hujan

Di musim hujan. Basah

Kelabu mendung

Tak lagi terbendung, rintiknya bersenandung.

Gugur

Di musim gugur. Sepah

Aku mengering

Layu, sendu mengiring.

Parau

Di musim kemarau.

Kering.

Mengamuk lalu remuk

Menggertak malah retak

Patah. Sudah lelah.

Gersang menyerang rasa mengerang.

Aku gugur, dan telah kemarau di musim hujan.


Bandung, 9 Desember 2019



Biodata penulis

Viviean Septianty Dewi, perempuan berusia 22 tahun lulusan Institut Seni Budaya Indonesia Bandung yang senang menulis puisi sejak SMA ini beralamat di komplek mesjid jami nurul iman Cikotok no. 39 Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Viviean dapat dihubungi melalui email vivieanseptianty98@gmail.com, instagram @vivieanseptianty, maupun Whatsapp 085776861229. Perempuan yang memiliki nama pena VS ini dapat dilihat karya-karyanya pada instagram @antologi.katarasa

7 komentar

Karya Seni Sastra 28/03/21, 12.47 Delete
Kereen banget, ngena di hati. Asli dua kelinci
Unknown 28/03/21, 14.19 Delete
Mantap sekali,mewakili isi hati 😘
Unknown 28/03/21, 16.52 Delete
Bagusss bngt🤗
Unknown 28/03/21, 18.09 Delete
Mangat vien, kerennnnn
Unknown 28/03/21, 18.09 Delete
Mangat vien, kerennnnn
Unknown 28/03/21, 18.09 Delete
Aaaaaaa kerennnnnn
Unknown 29/03/21, 09.20 Delete
kereeennn..