Siang itu, aku berdua dengannya
Benar-benar hanya berdua
Kuyakinkan lagi, tidak ada selainnya
Hangat kuteguk kembali
Tercelup pahit sedikit memori
Rikuh kikuk turut menari
Sebab tiada aba dirimu datang lagi
Aku kembali kesini, karena aku hilang di luar sana
Katamu asak dengan asa
Seakan mendamba kata kita
Tergemap aku sampai gagap
Tak bisa lupa akan pintaku dahulu
Yang dengan angkuh kau anggap angin lalu Lagi, mataku mulai pengap nyaris meluap
Enggan mengulang kita, aku beranjak
Meskipun cekik terasa telak pun hati berkata tidak
Lucunya, kamu mengejar jejak tak mau tertolak
Namun kali ini, tak henti kubentangkan jarak
Jelaga kereta mulai mengepul
Waktu kita sudah habis Kamu mau apa lagi?
Setidaknya segelas kopi baru saja kau cerna
Maaf sayang, tiada lagi kita
Kita telah sirna
Magelang, 12 Maret 2021
Biodata Penulis: Herawati Isti Cholifah, panggil saja Hera supaya mudah. Penikmat aksara yang juga senang bersua ini sedang menyelesaikan tahap akhir pekuliahannya di Universitas Sebelas Maret. Jika ingin lebih dekat, temui saja lewat akun @herawatiic di Instagram atau bisa juga bertukar pesan melalui email herawatiic@gmail.com.