Teori Waktu Patah Hati Oleh : Eva Devi Yuliasari (Finalis LCP Batch 3)

📅 23 Maret

 

Desak nafas tidak bisa lagi terhenti

Aku terbungkam oleh sakitnya hati

Bumi tidak bersahabat dengan seribu luka di hati

80 detak tidak bisa terhenti oleh sakitnya luka yang menghiasai hari

Diri terus saja tak bisa berdamai dengan jiwa ini

Hingga petang memberi isyarat untuk pulang dan pergi

Lalu terang kini mati di telan kegelapan malam yang sunyi

Sebab patah hati menjadi alasan untuk aku segera pergi

Kini Jiwaku terbungkam dan tak ingin menerima kembali hati untuk dicintai

Mataku terasa asing saat melihat senyuman yang kini jadi patah berambisi

Kini hatiku hampa, kosong tanpa ada kata untuk berbicara perihal arti cinta

Lantas hatiku sudah rapuh, tak ingin lagi bergemuruh meminta hati untuk menerima

Hingga patah hati tak ingin lagi kutemui, sampai ku temukan penawar patah hati

Rasa sunyi yang selalu kunanti kini telah kembali pulang di relung hati

Sebab, bagiku pergi tidak untuk diharapkan dan tidak untuk dinanti

Karena pergi, akan menjadi patah yang tidak terhenti oleh teori waktu patah hati


Surabaya, 01 Maret 2021



Biodata Narasi,

Eva Devi Yuliasari, Lahir di Blitar tanggal 20 Desember 1996, lulusan Fakultas Kebidanan Swasta di Surabaya pada tahun 2017, saat ini berumur 24 tahun. Motto hidupnya yaitu membahagaikan orang lain tanpa harus berharap untuk dibahagikan dan selain menulis dia juga suka fotografi, videografi, musik,olahraga, menggambar dan yang berhubungan dengan kemanusiaan.

Dalam setiap tulisan – tulisan tangannya dia selalu menyelipkan nama penanya yang tidak jauh dari nama aslinya yaitu ‘Eva_Deys’ dia juga sedikit aktif di Sosial Media nama akun Instagram @eva_devi_yuliasari dan Gmail evadeviyuliasari77@gmail.com.