BER-EUNOIA-LAH Karya: SYAHRIL ALVI (Finalis LCP Batch 4)
👁️ dibaca
BER-EUNOIA-LAH
SYAHRIL
ALVI
/selumbari/
/kemarin/
:swastamita,
narasinya sepertiga sama.
/hari ini/
Serangan
bombardir terus mengusik—berisik
tentang retisalya pada larik tak
menarik— mencibir dalam fenomena sosial. Tak
lagi senyaman dalam akara dekapan
dayita,
seperti sahaya terjerembab ke dalam jeruji.
Apa
yang salah?
:
Tengak!
('kan—‘bukan’)
:
tentang kalbu yang kalis pada bait mencahayakan buana, mengacuhkan
segala
lokawigna,
berdiri menatap hukaman. Aku 'kan sebatas mimpi— aku hidup dalam
asmaraloka.
Beda alur, tapi satu harapan dalam ruang fiktif. Detik-detik menuju
lembayung,
masih jelas berbeda. Aku 'kan kamu!
/besok—lusa—tulat—tubin/
lukislah
Eunoia dari“Apuni
inyamukut werek halok yugunat tosu”
:
sebagai cerminan karakter dalam bingkai keharmonisan!
Luwu, 2 Mei 2021
Posting Komentar