Detak di Ujung Detik Karya: Zanida Zulfana Kusnasari (Finalis LCP Batch 4)
👁️ dibaca
Detak di Ujung Detik
Karya: Zanida Zulfana Kusnasari
/1/
Gesang puniku tansah lumampah sesarengan kalih wekdal. Pramila,
jagi lampahan supados kaparingan gesang ingkang langkung sae.
***
/2/
Surya fajar telah bangkit dari lelapnya,
Manakala langit memerah mengawani angan.
Kilau langit timur mengetuk tidur
pulasnya,
Nyalakan perapian, mengiris bawang, jua
menabur garam.
“Nak,
tolong bantu memotong sayur!”
“Ah,
sebentar, masih mengantuk.”
: Racikan kasih yang
memuaskan perut anak tersayang telah terhidang,
Amis ikan dan percikan minyak tak membuatnya
berkeluh kesah.
/3/
Mentari tepat di ujung kepala,
Menjemur bermandi keringat belum usai
jua,
Santapan siang hari lekas disiapkan,
Tak lupa menyeru sang putra sembahyang
bersama.
“Nak,
mari berjemaah!”
“Nanti
dulu, masih mengerjakan tugas!”
:
Tiada terlupa doa dipanjatkan olehnya,
Kebahagiaan serta kesuksesan jantung hatinya,
Berkah hidup dan ampunan dosa bagi keluarga.
/4/
Matahari kini sudah tak tampak,
Lengangnya malam temani air mata bercucuran,
Di atas pusara kedua tangan si anak
menengadah.
“Aku
terlalu larut dalam duniaku hingga tak menghiraukanmu. Aku akan menghadap
kiblat lebih lama, kita akan bertemu kembali di surga.”
Surakarta,
21 Mei 2021
21 komentar