KRI NANGGALA 402 : PAMIT UNTUK SELAMANYA Oleh : SULISTYAWATI (Finalis LCP Batch 4)
👁️ dibaca
KRI NANGGALA 402
: PAMIT UNTUK SELAMANYA
Oleh :
SULISTYAWATI
Jauh
di utara pada dini hari yang menunggu sang arunika
Terlihat hiu kencana yang berakhir duka
Lima puluh tiga prajurit bahari berhias kelabu
Menyelam namun tidak untuk kembali
Badan
tegak menopang angin laut yang kencang
Terlihat gagah dengan balutan baret hitamnya
Raganya sudah bercucur peluh namun tak sedikit pun mereka mengeluh
Melangkah dengan juang mengabdi untuk negeri
Hari
– harinya diselimuti semangat yang mengakar
Sigap mengarungi dasar samudra hingga tak sadar
Duhai nanggalaku kembalilah
Engkau terlalu jauh menyelam hingga jejakmu hilang
Kami
tak tahu bagaimana kondisimu dikegelapan palung utara
Wahai prajurit bahariku apakah engkau merasa ketakutan ?
Wahai prajurit bahariku apakah engkau merasa kesakitan ?
Serasa berhenti nadiku membayangkan nasib pahlawan bahariku
Belum
lagi ia pergi dengan harap dan doanya
Seusai tugas mereka ingin kembali pada pelukan keluarga tercinta
Dengan harap dan doanya
Mereka ingin kembali berkumpul berjuang bersama prajurit bahari
Namun takdir berkata lain mereka harus terus mengabdi
Menyelami palung utara di Ramadhan 1442 Hijriyah
Untuk selamanya
Taada
yang menduga duka
Tak terlintas sedikit pun mereka menyelam hingga terlalu dalam
Tak dikira pamit kepergiannya untuk selamanya
Duka pun kini membendung tanah air Indonesia
Depok,
5 Mei 2021
31 komentar
Keren puisi nya👍🏻, semangat teruss yaah!