Tersayat Sembilu Rindu
Oleh:
Candra Saputra
Rindu, pernah menjadi candu disetiap waktu
Kini sebatas ilusi menikam kalbu
Hadir menjadi napas yang menghidupkan
Kemudian berubah menjadi racun paling mematikan
Ia tak pernah mengenal jarak dan waktu
Siang dan malam selalu merayu
Hingga hati rela terbelenggu menunggu
Walau harus tersayat sembilu rindu
Rindu, hadirmu tanpa permisi
Mengusik jiwa yang hampir mati
Namun, akhirnya hanya duri yang kau beri
Merobek asa yang telah kujahit rapi
Untukmu yang kunantikan
Selalu menyuburkan benih harapan
Sudikah kiranya mengobati rindu tak bertepian?
Walau hanya lewat sepucuk pesan
Pasaman, 31 Mei 2021
Tersayat Sembilu Rindu
Oleh:
Candra Saputra
Rindu, pernah menjadi candu disetiap waktu
Kini sebatas ilusi menikam kalbu
Hadir menjadi napas yang menghidupkan
Kemudian berubah menjadi racun paling mematikan
Ia tak pernah mengenal jarak dan waktu
Siang dan malam selalu merayu
Hingga hati rela terbelenggu menunggu
Walau harus tersayat sembilu rindu
Rindu, hadirmu tanpa permisi
Mengusik jiwa yang hampir mati
Namun, akhirnya hanya duri yang kau beri
Merobek asa yang telah kujahit rapi
Untukmu yang kunantikan
Selalu menyuburkan benih harapan
Sudikah kiranya mengobati rindu tak bertepian?
Walau hanya lewat sepucuk pesan
Pasaman, 31 Mei 2021