PENGUMUMAN PENTING
Selamat Datang di Portal Event Menulis Nasional! Pendaftaran Lomba Cipta Puisi & Cerpen Nasional 2026 Segera Ditutup. Segera daftarkan karya terbaikmu sebelum kehabisan kuota!   |   Pengumuman Pemenang Lomba akan selalu di-update secara berkala di menu Pengumuman Lomba.

Litani Sirene Karya: Vania Kharizma (Peserta LCP 5)

05 Agustus
Litani Sirene
: Vania Kharizma 

"Ninuninu" yang panjang ialah sembahyang dari kertak gigi
   ialah kidung ratapan dari perjalanan kekal milik rampai elegi
Nun jauh, bersemayam keheningan yang baka terngiang nyaring
di hampar pagi yang begitu sepi–begitu menguak kuduk-kuduk rinding
   dari sanalah, kehilangan akan segalanya kentara tampak tak berunding 

Selepas itu, rampai anyelir genap memeluk jalan-jalan berpasir
mengembarai malam dalam telekung kekelaman yang lengkara terusir
Ah, hengkang sudah harap dalam dua manikam mataku–melaun selisir
   lantar kehilangan ialah bab-bab niscaya
   pada waktunya ialah kesedihan paripurna 

Tuhan, mengapa lautan mala tak urung karam dari bah nelangsa?
membanjiri rupa demi rupa nestapa yang sempurna haramkan asa
   Sedang, tawa kian lenyap seiring "ninuninu" melenggang bebas
   memungut bahagia dari kota yang kehilangan senyum dan ikhlas 

Kepada sirene ...
ialah surga yang kehilangan cara menaruh senang
tentang rapuhnya mereka yang sempurna menyisakan kenang
   Sesungguhnya, Tuhan kami belumlah paripurna menyiasati eutanasia
   sebab kepada-Nya–ketabahan ialah nadir dari hayat seberinda manusia 

Solo, 25 Juli 2021

Informasi Blog

💬 Chat WA