Mau Ikut Lomba Menulis Gratis? Daftar Sekarang!

Musibah Merenggut Nyawa Orang Terkasih Oleh : Siti Nur Khasanah (Peserta LCP 5)

Admin
Musibah Merenggut Nyawa Orang Terkasih.
Oleh : Siti Nur Khasanah.

Ketika kaki ini melangkah,
Lemah, pasrah, tak tentu arah,
Aku tau ini salah,
Aku tau ini musibah,
Tapi aku terlalu pasrah.

Aku terpaksa menyerah,
Tak ada yang berani melawan musibah,
Karena kematian tak dapat dicegah,
Dengan berat kulepas mereka
Dan kini kawanku hanyalah air mata yang setia menyapa.

Burung besi yang memanjat awan,
Terbang melintas di atas angkasa,
Hingga ia terjun bebas memeluk gunung,
Dan mereka orang terkasih terjun bersama burung besi,
Mereka hancur lebur bagai debu yang melayang.

Kabar duka menghampiri,
Air mata dengan setia menyapa,
Duka, lara menghampiri,
Mereka semua telah pergi takkan kembali,
Semua telah menghilang dalam jeritan malam.

Purworejo, 31 Juli 2021.

Posting Komentar

Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.