Nestapa Oleh: Afrida Fadilatul Muttaqin (Peserta LCP 5)
👁️ dibaca
Table of Contents
Nestapa
Oleh: Afrida
Fadilatul Muttaqin
Seketika detak
jantungku terhenti
Meratapi apa
yang sekarang terjadi
Hatiku seakan
retak
Nafasku sesak
Sandyakala
tak lagi indah saat itu
Ketika
tanah merah berani menutupi cinta pertamaku
Deraian
air mata seakan percuma
Tak
bisa membawamu kembali ke dunia
Ku rengkuh batu
yang mengaksarakan namamu
Ku usap dan ku
lantunkan kidung kesukaanmu
Dengan mawar
ranum ditanganku
Sebuah hadiah
untukmu
Menjura
ku ditanah penuh elegi itu
Berharap
nirwana menjadi singgasanamu
Walau
waktu telah menggambilmu
Cintaku
amerta untukmu, Ayah
Sukoharjo,
27 Juli 2021
4 komentar