Sajak Seorang Figuran Oleh : Junaidi (Peserta LCP 5)

📅 04 Agustus 👁 Memuat...

 

Sajak Seorang Figuran

Oleh : Junaidi

 

Tidak lagi penting menangis dan terbahak

Semua sama saja.

Kita berada diantara ratusan juta fosil badut purba.

Kematian masa lalu tertutup lelucuan abad kini.

 

Kehidupan bagaikan bermain peran.

Tokoh utama bukan, tapi figuran.

Meski belum usai pertunjukan.

Berhenti setelah bermain peran.

 

Kita tak punya kata-kata dan tak penting berkata-kata

Semua hanya sekedar omong kosong belaka.

Kita jadi figuran yang memilih tuli dan gagap.

Kita bermain peran kebencian pada kegoblokan gambar sendiri.

 

Kita tak bisa menangis.

Kehilangan tak ada artinya lagi.

Kerinduan telah tertutup rapi.

Figuran tak percaya akan air mata lagi.

 

Kota Sibolga, 19 Juli 2021

 

Sajak Seorang Figuran

Oleh : Junaidi

 

Tidak lagi penting menangis dan terbahak

Semua sama saja.

Kita berada diantara ratusan juta fosil badut purba.

Kematian masa lalu tertutup lelucuan abad kini.

 

Kehidupan bagaikan bermain peran.

Tokoh utama bukan, tapi figuran.

Meski belum usai pertunjukan.

Berhenti setelah bermain peran.

 

Kita tak punya kata-kata dan tak penting berkata-kata

Semua hanya sekedar omong kosong belaka.

Kita jadi figuran yang memilih tuli dan gagap.

Kita bermain peran kebencian pada kegoblokan gambar sendiri.

 

Kita tak bisa menangis.

Kehilangan tak ada artinya lagi.

Kerinduan telah tertutup rapi.

Figuran tak percaya akan air mata lagi.

 

Kota Sibolga, 19 Juli 2021