RINDU YANG TABAH - Oleh : Nargis Aulia (Peserta LCP 10)
👁️ dibaca

Table of Contents

 RINDU YANG TABAH

Oleh : Nargis Aulia


Nama-mu menjelma puisi

Kala rindu terlalu mahal untuk Aku lunasi

Nama-mu mengalun jadi lagu

Bila malam yang sendiri kian memilu


Tak terhitung lagi berapa Rupee jika diukur dengan materi

Andai kertas putih ini bisa ditukar untuk sekedar menatap mata-mu yang purnama


Kisah ini adalah kasih yang tabah

Kita sepasang pecinta yang papa

Hanya mampu berpasrah

Pada langkah kaki yang terbata-bata


Yang terbaik adalah angin

Meskipun dinginnya tega menusuki Aku

Namun Ia mengantarkan harum desahmu yang melati


Hanya angin yang iba

Meskipun kerap meludahiku wajahku dengan debu

Ia meniupkan rintihan suara rindumu yang samar, merdu, sesak seperti terhujam belati


Rawamangun, 23 Maret 2022

Posting Komentar