SEHARUSNYA TAK MERINDU
Oleh: Syahril Alvi
Sepanjang bulevar merindukan raksi nan syahdu
Sederet romansa turut merindui
Serasa mendekap akara rindu
Sampai-sampai hela napas penuh filantropi
Secercah aspirasi tersemat kerinduan
Senarasi dalam diksi penuh impresi
Samudra rinduan terbentang di awang-awang kesejukan
Seharusnya tak merindu dalam ilusi
Luwu, 22 Maret 2022