SAPUTANGAN - Oleh: Sri Adelila Sari (Peserta LCP 10)

📅 28 Maret

SAPUTANGAN

Oleh: Sri Adelila Sari


Kita merenda cinta tidak pada kurunnya

Pilin membelit relung sempuras dalam

Di atas bahtera itu, matamu tertidur kutatap simpatik menawan

Kubelai dahimu mengesat lejar peluh yang lekap

Delusi bergelora dalam detak nadi pada jawatan tangan kita

Aku tak mampu menatah amor dalam khilaf

Tak lepas mesra dekapmu kendatipun matahari menyingsing rumit

Kau nikmati tempo garit ombak yang terkadang menghenyak rasian

Awan itu memburuku, seolah berseru aku tak akan suah menjadi milikmu

Kemudian, kita berserakan dengan keniscayaan, saling menyakiti padahal reguk merindu

Mengingatmu layaknya air mata yang tak menggahar dihela saputangan

Kerinduan kita adalah dirgantara dan bentala yang bertikai menggari

Cintamu salah, katamu “benar!”, rindumu berjenjang, kataku “salah!”

Didekapmu aku bersedu, tak mengarifi terai rindu ini

Saputanganmu basah tak larat menggaring derasnya airmataku

Kau tak ingin ia kering agar rindu ini terus ada hingga kau dan aku sunyi


Laut & darat, 28 Maret 2022