SUARA ANAK PERANTAU - Oleh: Muhammad Fahmi Azhar (Peserta LCP 10)

📅 17 Maret 👁 Memuat...

SUARA ANAK PERANTAU

Oleh: Muhammad Fahmi Azhar


Kring...!!!

Suara berdering telepon dari gawai yang ingin menyapaku

Kemudian, ku mengayunkan telepon dengan satu tangan secara perlahan

Orang tuaku menanyakan perihal kabar yang tak tahu ku harus menjawab apa?

Apakah aku harus berbohong?

Apakah aku bersandiwara tersenyum?


Untuk kedua orang tuaku...

Anakmu sedang berjuang dimedan perang

Di sini, aku berpijak jauh dari tempatmu

Bukan di negeri sendiri, melainkan di negeri orang


Suatu senja hingga hilang...

Pejamkan mata dalam hati penuh nestapa baka

Biarlah hati ini menanti dan berbincang

Ke mana pun kau pergi, kelak kau akan rindu dengan kampung halamanmu, kecuali kau

terdiam menetap belaka


Menatapi lintang galaksi cakrawala silam


Di mana ada sesosok ayah dan ibu muncul seolah ada di langit kelam

Dalam gugusan lintang bercahaya itu Ayah yang seolah sedang senyum terhadapku tersentuh

Rembulan itu Ibu yang ingin memelukku hingga ke langit ke tujuh


Wahai Ayah dengarkanlah...

Oh Ibu dengarkanlah

Tak usah risau tentang menanyakan kabar

Anakmu ini sehat pada umumnya

Senantiasa menjaga lima waktu, tak pernah lengah

Mengukir sejarah di negeri orang lain

Mengabdi di negeri sendiri

Dan berjaya bagaikan bintang yang sulit untuk digapai


Tangerang, 16 Maret 2022