DUAJA RINDU - Oleh Dra. Varuni Dian Wijayanti (Peserta LCP 10)

📅 01 April 👁 Memuat...

DUAJA RINDU

Oleh Dra. Varuni Dian Wijayanti


Sudut mataku yang terpejam

masih melihatmu terdiam dalam, di depan mesin yang menyala

terdengar jua ketuk lima jari merangkai kata

dari tak bermakna jadi tertata


Saat aruna tiba

alunan muazin di Prasada Surga

membawamu dalam tatap lembut

dan aku mengangguk ikut menyusup


Di kamar utama, di selimut yang teronggok

ada piyama dalam harum mawar jingga

dengan hening ruang serta suara kama merenda

masih jua terasa


Jejakmu saujana memandang

tetap pekat tak menghilang

mungkin sampai ke ujung anjang-anjang


Raga tiada, jiwa mengada

Duaja merindu, tak terbatas waktu


Jakenan, 30 Maret 2022

DUAJA RINDU

Oleh Dra. Varuni Dian Wijayanti


Sudut mataku yang terpejam

masih melihatmu terdiam dalam, di depan mesin yang menyala

terdengar jua ketuk lima jari merangkai kata

dari tak bermakna jadi tertata


Saat aruna tiba

alunan muazin di Prasada Surga

membawamu dalam tatap lembut

dan aku mengangguk ikut menyusup


Di kamar utama, di selimut yang teronggok

ada piyama dalam harum mawar jingga

dengan hening ruang serta suara kama merenda

masih jua terasa


Jejakmu saujana memandang

tetap pekat tak menghilang

mungkin sampai ke ujung anjang-anjang


Raga tiada, jiwa mengada

Duaja merindu, tak terbatas waktu


Jakenan, 30 Maret 2022