Karya: Abdulrahman
Di antara halaman waktu yang terus berganti
Ada jejak-jejak kecil yang perlahan memudar.
Tawa yang dulu tinggal begitu dekat,
kini hanya menjadi gema yang sesekali datang
lalu hilang bersama malam yang panjang.
Aku berdiri di antara kenangan,
memandang hari-hari yang pernah terasa hangat.
Namun waktu ternyata pandai mengubah banyak hal,
membiarkan beberapa cerita tetap hidup,
dan sebagian lain menjadi terlupakan tanpa sempat berpamitan.
Ada rasa asing ketika nama yang dulu sering disebut
kini hanya tinggal bisikan dalam ingatan.
Bukan karena tak berarti,
melainkan hidup terus berjalan,
membawa manusia pada arah yang berbeda.
Meski begitu, di dalam hati yang paling sunyi,
selalu ada tempat bagi hal-hal yang pernah tinggal,
karena sesuatu yang terlupakan
tak selalu benar-benar hilang,
kadang hanya tersimpan lebih dalam oleh waktu.
Kota Padang, 20 mei 2026