Adila Yuariska - Sajak yang Belum Selesai Kutuliskan (LCP 46)

📅 24 Mei 👁 Memuat...
Sajak yang Belum Selesai Kutuliskan
Karya: Adila Yuariska 


Sudah berulang kali aku duduk
di tepi malam yang sunyi,
memegang pena seperti nelayan
menggenggam tali layar
namun setiap kali hendak kutanam namamu,
jemariku membeku.

Sebab dirimu adalah samudra
yang tak cukup ditampung
dalam sebuah kolam kata.

Mengagumimu bukan tentang menggenggam tanganmu
di persimpangan senja,
melainkan tentang diam yang berdenyut nadi,
yang tiap fajar berbisik, gemetar namun teguh:
“Jadilah emas yang lebih murni dari kemarin.”

Rupamu bukan obor yang kugenggam,
melainkan mercusuar di seberang lautan gelap
jauh, tak terjangkau,
namun cukup memancarkan cahaya
bagi kapal kecilku
yang nyaris kehilangan kompasnya.

Maka biarkan sajak ini belum selesai,
biarkan aku terus mengasah diri
bagai batu yang ingin jadi permata,
hingga suatu hari
bukan sajak yang kuselesaikan,
melainkan diriku.


Yogyakarta, 23 Mei 2026