Sunyi yang Kubenci
Karya: AlmaidahSakit yang tak semestinya,
Rasa yang mengakar terlalu dalam,
Dan ketenangan yang biasanya bisu,
Kini berteriak, merobek ruang dada.
Bising yang selalu kuminta reda,
Kata-kata yang tumpah tanpa arah,
Laku yang menggores sabar,
Semua menjadi bising di kepalaku.
Aku benci sunyi ini,
Senyap yang baru kusadari kejamnya,
Sepi yang datang diam-diam,
Lalu mencabik tanpa suara.
Kini kau pergi, membawa namaku ikut mati,
Tinggal gema yang menolak dilupa,
Aku berteriak pada ruang kosong,
Tapi sunyi hanya menjawab dengan tawa dinginnya.
Jika begini, biarlah aku terkubur oleh sepi,
Asal tak lagi mendengar namamu disebut di tempat lain.
Mungkin aku hanya bayangan di sudut ingatmu,
Hadir sesaat, lalu kau hapus tanpa ampun.
Biarlah.
Jika dilupakan itu harga untuk waras, aku bayar lunas.
Jawa Timur, 20 Mei 2026