Mengagumi Tanpa Nama
Karya: ARSIEL AZMI SETIAWANAku mengagumi tanpa pernah berani menyebut namamu,
sebab setiap kata yang lahir hanya membuat jarak terasa nyata.
Kau hadir seperti angin yang singgah tanpa bisa digenggam,
menyisakan rasa yang tumbuh diam-diam di dada yang paling dalam.
Aku mengagumi caramu tetap kuat meski dunia tak selalu ramah,
menyembunyikan luka di balik senyum yang tampak indah.
Seperti malam yang tidak pernah mengeluh pada gelapnya sendiri,
kau belajar bertahan tanpa perlu diketahui banyak orang lagi.
Mengagumi ini bukan tentang harapan untuk memiliki,
melainkan tentang menerima bahwa kita tak ditakdirkan saling melengkapi.
Aku hanya menjadi sepi yang memandang dari kejauhan,
menyimpan rasa yang tak pernah berani kuucapkan.
Jika suatu hari kau bertanya siapa yang pernah diam-diam peduli,
mungkin jawabannya hilang bersama waktu yang tak kembali.
Sebab aku hanya pengagum tanpa nama,
yang mencintaimu dalam cara paling sunyi di dunia.
Lampung,25 mei 2026