Limerence Rindu
Karya: Azis Dwi MurtadhoDulu di sepanjang bilah besi berlumut
Sepasang binar keliru bertaut
Remah tutur membeku di sana
Tinggalkan rekat yang kausangka biasa
Sengaja kulewati jalan itu
Menapak rindu yang telanjur akar
Sengatan cemas menyambar angan
Berbaur jadi satu di persimpangan
Aku tersesat dalam limerence rindu
Mengejar pudar bayangmu
Bersama delusi yang kautinggalkan
Saat ketukanmu mendadak sunyi
Tinggallah bilah besi berlumut itu
Lowong kaku membatu
Menatap dalam dingin sunyi
Tanpa senyum manis yang kausembunyikan
Ngawi, 16 Mei 2026