Alkemis Reruntuhan
Karya: Daffa Arief Al imanKerak-kerak harapan itu telah tanak dan kehilangan wujud,
lebur di dasar kuali penyesalan yang tak mau dingin.
Kita sama-sama tahu, jarum jam tak akan pernah berbalik arah,
untuk memungut kepingan yang terlanjur menjadi basah.
Namun kau menolak mati dikunyah oleh ratapan.
Dengan tenang, kau taburkan bumbu penerimaan di atas luka.
Mengaduk puing-puing itu menjadi sebuah kehangatan baru,
meramu rasa sakit hingga aman ditelan sang waktu.
Maka biarkan aku berdiri dalam diam yang takzim,
menatapmu menjelma seniman di atas reruntuhan.
Aku kagum pada dirimu, yang pernah merasa lemah,
namun bangkit menghidangkan keikhlasan yang paling tenang.
Cirebon, 25 Mei 2026