Karya: Devi sintia arifin
Ada tenang yang kau bawa tanpa bicara,
seperti riak air yang menyentuh dermaga tua.
Tak perlu riuh, tak butuh suara lantang,
namun hadirmu cukup untuk meredam bising yang datang.
Aku betah menjadi pengamat dari jauh,
menyaksikan caramu menyusun kata dan peluh.
Bagaimana binar matamu menangkap cahaya,
atau caramu tertawa, seolah beban dunia tiada.
Tak ada keinginan untuk memiliki atau mengubah,
sebab bagiku, caramu menjadi dirimu sendiri sudah indah.
Seperti melihat senja yang pulang ke pelukan awan,
aku cukup kagum, tanpa perlu memaksa kawan.
Ada rahasia di balik setiap langkah kecilmu,
yang membuatku betah berdiam di sudut bisu.
Sebab mengagumi bukan tentang seberapa dekat kita berdiri,
tapi tentang seberapa luas damai yang kau beri di dalam hat
Denpasar bali, 15 mei 2026