Terpanah Hati Sang dewi
Karya: Dewi Khalimatus Sa'diyahTeruntuk kamu sang dewi
Ku persembahkan secercah syair puisi
Hidup arah tujuan tak tahu lagi harus kemana
Hidup matiku tak tahu lagi kemana arus ombak merata
Datanglah dalam cahaya putih berwujud sang dewi
Cahayamu melukiskan beribu berjuta mimpi hidup
Hidup tak mampu ku sulap
Tuhan menakdirkan arti hidup terkadang bercahaya saat bersinar
Cahaya membawa angin bertiup suara gemetar
Terkadang membawa kegelapan sedetik waktu redup
Secercah indahnya senyuman manis
Menuntun kalam kalbu deras
Ibarat hujan merintih menangis
Senyummu menatap manis seolah penuh arti
Telapak tanganmu membuka lebar seolah mengajakku pergi
Menggenggam erat tangan menuntun melangkah tepi bumi
Sang langit melukiskan ribuan bintang menggenggam Pelangi
Walau tulang rusuk rapuh, hati insan penah terluka
Hati sekeras tongkat membelah lautan menjadi dua
Kala cinta pergi dunia habis sirna
Kala cahaya indah Samudra terpanah hati sang dewi
Malaikat tak bersayap membawa pintu taman surgawi
Kala tuhan memanggilku ku ingin sang dewi membawaku pergi
Taman bunga indah mahkota surga secercah senyum hati sang dewi
Lamongan, 24 Mei 2026