Kolonialisme di antara Kita
Karya: Firman ArdiansyahJemari hati kita saling bertaut ketika kolonialisme asyik berdansa di tanah Papua.
Aku harap kita tetap merdeka ketika wajah asli Papua terancam punah oleh penjajah bertopeng rezim yang menjarah tanah milik rakyatnya.
Tak perlu repot-repot berubah, tak perlu ada ekspansi lahan dalam bentuk strategis pangan di dalam tubuh kita, dan tak perlu ada perlawanan dalam bentuk salib merah di antara kita.
Aku harap kita tetaplah kita;
kamu tetaplah dirimu yang lestari pohon-pohonnya, terawat hewan-hewannya, serta terjaga kesegaran mata airnya, dan aku tetaplah diriku yang mengagumi kelestarian itu.
Jakarta, 30 Mei 2026