Aku Menghilang di Antara Versi Terakhirmu
Karya: Intan Nur SafitriAku pernah tinggal dalam riuh tawamu,
di sela cerita yang kita rajut tanpa ragu.
Namaku kau sebut seperti doa,
hangat, dekat, dan terasa abadi.
Namun, waktu mengubah arah langkahmu,
perlahan kau menjelma menjadi seseorang yang baru.
Di matamu, aku tak lagi utuh,
hanya bayangan samar yang mudah luruh.
Aku mencoba bertahan di sudut kenangan,
menyusun kembali kisah kita yang retak perlahan.
Namun, kau melangkah tanpa menoleh,
seakan aku tak pernah benar-benar singgah.
Aku tersisa sebagai gema yang redup,
hidup sebentar, lalu tenggelam dalam diam yang panjang.
Kini aku belajar menjadi sunyi,
menerima bahwa tak semua harus kembali dan menetap.
Di antara versi terakhirmu, aku menghilang,
bukan karena tak berarti,
melainkan karena kau tak lagi memberiku ruang,
dan aku memilih pergi perlahan tanpa suara serta jejak tersisa kini.
Ponorogo, 19 Mei 2026