Nirmala yang Sirna
Karya: Kania Azkadina RamadhaniKata orang rindu itu indah
Namun bagiku itu luka
Membuat seluruh jiwaku lelah
Yang tanpa permisi membawa air mata
Aku di sini masih sendiri
Merelakan semua kenangan indah kita
Mencoba tegar meski perih menari
Di tengah sepi yang kian menyiksa
Ku sebut diriku sebagai pengelana sepi
Yang terus menetap di fragmen indah kita
Sadar benar aku telah terlupakan olehmu
Bagai jejak kaki yang terhapus ombak senja
Terima kasih sudah menghadirkan nirmala untukku
Walau pada akhirnya warna itupun sirna
Namun aku selalu merindukan jiwamu
Yang pernah menetap di dalam pelukan maya
Jakarta, 19 Mei 2026