Nanda Putri Adelina - Seporsi Kagum yang Kutitipkan (LCP 46)

📅 24 Mei 👁 Memuat...
Seporsi Kagum yang Kutitipkan
Karya: Nanda Putri Adelina


Dalam senyap yang tak bersuara,
‎aku menyimpan riuh yang tak kasat mata.
‎Kau datang seperti hujan kecil yang lupa asalnya,
‎Diam-diam menghapus guratan gersang yang telah lama usang.
‎Aku tidak jatuh pada cahaya,
‎Melainkan pada teduhmu yang berjaya meluluhlantakkan batinku. 
‎Tuan, bagaimana pula aku agar tak membisu?
‎Sedang lengkungan sabit darimu membekukan suaraku,
‎Aneh. Milyaran kata yang kususun telah berlarian
‎Sebab pijar yang kau lempar menjadikanku tak karuan.
‎Kekaguman tak pernah jadi alasan,
‎Namun mengajarkanku
‎teguh berikrar “Cinta jauh dari sebatas kepemilikan”.
‎Kumohon Tuan, ketahuilah satu hal
‎Tentangku yang selalu mengirim seporsi lantunan,
‎Bahwa ke mana pun angin membawamu pergi
‎Namamu adalah bait yang tak pernah usai kutitipkan.
‎Jika waktu berjalan tanpa menoleh,
‎Aku hanya akan meninggalkan gaung
‎yang tidak benar-benar selesai,
dan terus hidup dalam sunyi.


Jember, 23 Mei 2026