Cakrawala yang Sudi melupa
Karya: Nazwa Azkia azahraDeburan ombak menggulung pelan pesisir lautan
Surya tenggelam ditelan cakrawala air
Arus udara perlahan meningkatkan kesejukannya
Tatkala dua sorot mata beradu,
saling mengulum senyum,
seluruhnya seakan luruh perlahan.
Aku terdiam seorang diri.
Pulang,
beralaskan kersik halus pantai.
Bernostalgia atas nama kita,
hanya ada deburan ombak
yang tak lagi beraturan menemaniku.
Sempat bayang abu hadir
dalam cermin bergelombang itu.
Menyapaku pelan
dengan kerling indahmu,
mengusik keseimbangan atma.
Kau berada di sini ternyata,
dalam pikirku.
Tetapi...
apakah itu benar engkau?
Mataku kosong,
kiranya hanya mengering saja.
Nyatanya,
semua keelokanmu perlahan ikut terlupakan,
disantap rotasi waktu.
Bandung, 28 Mei 2026