Luka yang ku sengaja
Karya: Nilam sahraniTanpa mengucapkan salam pada sang pemilik raga, berani-beraninya kau menyentuhku lalu membiarkanku jatuh cinta begitu saja.
Perasaan apa yang kau tampakkan padaku di hari itu?
Apakah cinta palsu yang lama kau tabung untuk menyambut kehadiranku?
Atau ucapan manis yang sengaja kau rangkai agar aku percaya untuk terbang, lalu setelah itu kau lepaskan begitu saja.
Tuan, beritahu aku bagian tubuhmu yang mana pernah aku patahkan, sehingga tiap kebahagiaan yang kau beri kau balur kembali dengan air mata?
Kau telah biarkan cintaku mejelajahi tiap patah yang berulang-ulang kali tanpa kau tau seperti apa rasa sakitnya.
Dan lebih bodohnya lagi, seusai itu aku masih mengagumi sepasang mata yang kini berubah menjadi mautku
Jogja, 27 mei 2026