Amerta nan Anindita
Karya: Olivia Tri WulandariDerai patra yang semerbak menjulang
Menganyam syair dalam garis takdir amerta
Wajah nan anindita menerpa relung kalbu
Ikatan suci menghangat sarira dalam dekap.
Sandykala mengukir sejarah kisah anindya
Merayu amorfati dalam prosa cakrawala
Mengepak sejuta asa dalam genggam litani
Mengukir harsa yang seluas sagara takdir.
Fatamorgana chandra menatap manik nayanika
Merangkai aksara bianglala dalam rona nan dikara
Lambai zara pada lintang yang menghias semesta
Denting waktu dalam bhakti atma pada buana
Kini, mega tak lagi mencetak sejarah varsha,
melainkan anagata yang seterang nirwana
Dalam parangtritis yang tak terhitung zaman
Dan inilah kisah enigma amerta nan anindita
Silaut, 18 Mei 2026