Rahmah - Monolog Sunyi di Sudut Ingatan yang Perlahan Memudar (LCP 46)

📅 27 Mei 👁 Memuat...

Monolog Sunyi di Sudut Ingatan yang Perlahan Memudar

Karya: Rahmah


Di dalam keheningan malam yang terasa semakin mencekam tanpa kehadiranmu, aku berdiri mematung menatap bayang-bayang masa lalu yang tersisa, mencoba merangkai kembali kepingan-kepingan cerita tentang kita yang kini telah berubah menjadi debu-
debu kenangan yang terabaikan oleh arus waktu yang terus berjalan dengan begitu kejamnya.

Apakah kau masih mengingat janji-janji manis yang pernah kita ukir bersama di bawah langit senja jingga itu, ataukah kini semua kenangan tersebut telah terhapus bersih oleh derasnya hujan yang turun membasahi bumi dan mengubur dalam-dalam setiap detik kebahagiaan yang pernah kita ciptakan bersama dalam sebuah ilusi kefanaan.

Aku bagaikan sebuah buku usang yang tergeletak berdebu di sudut ruangan paling gelap, yang halamannya tidak pernah lagi kau buka atau kau sentuh, dibiarkan perlahan menguning dan dilupakan oleh pemiliknya sendiri yang kini telah menemukan lembaran-lembaran kisah baru yang lebih gemilang di tempat yang jauh di sana.

Meskipun dunia telah memilih untuk melupakan jejak langkah kita dan waktu telah mengaburkan setiap senyuman yang pernah terukir, biarlah bait-bait kerinduan yang panjang ini menjadi saksi bisu bahwa aku pernah begitu tulus mencintai sesuatu yang kini telah resmi menjadi bagian dari masa lalu yang terbuang.


Tanah laut, Kalimantan Salatan, 24 mei 2026