JENDELA TERBUKA
Karya: Raya Rambu RochDimalam itu aku sungguh menyesal. Dengan kata yang terlontar untuk dirimu. Tak sadar bibir ini melukai Dikuasai emosi. Berpikir tak lagi jernih
Sungguh, tak pernah niat menyakiti hatimu. Namun kepala ini gagal mengontrol kata. Setelah debat itu, baru ku sadar. Betapa jahatnya aku pada dirimu
Malam seketika sunyi Pohon bungkam, angin tak lagi berhembus yang terdengar hanya bisik di kepala membuat tidurku resah, tubuhku hampa seperti ada yang sirna dariku
Belum sempat kuucap selamat malam. Seperti hari-hari yang lalu kepergianmu mengoyak jiwa dan raga. Namun aku masih menyayangimu, sepenuh hati
Aku menyesal pada malam itu Tapi jika itu buatmu bahagia. Lepaskan semua keluh kesahmu. Aku pun ikut bahagia bersamamu
Takkan kusesali keputusanmu Hanya sesalku karena melukaimu
Terbanglah ke sana, hiasilah rumah lain. Walau inginnya kau hiasi rumahku. Teruslah pancarkan aura kasihmu. Yang mengindahkan mata semua orang
Aku tetap di rumah ini
Menatap indahmu dari kejauhan Jika kau ingin kembali berkunjung Aku yang paling setia menunggu Sebab kalbu ini, selalu milik dirimu
Ciamis 16 mei 2026