Karya: SERLI
Aku hanyalah bayangan yang terlintas
di ruang nostalgia yang hampa.
Tenggelam dalam lorong kenangan,
sementara debu waktu
mengubah namaku menjadi serpihan ingatan.
Tak ada yang tinggal
selain daun-daun gugur
yang menghafal langkahku paling akhir.
Namaku karam
di antara hujan tanpa suara,
pudar seperti jejak layu tak bernama
yang tersesat
di bisu malam terlantar.
Dan waktu—
perlahan meniadakanku
dari sisa ingatanmu.
Pontianak, 15 Mei 2026