Pelita Hati yang Terlupakan
Karya: Sui Liung LieDi atas meja usang penuh deretan angka
Ia tabahkan hati meski hidup terbatas
Bukan harta yang dicari di dalam dunia
Hanya ingin cahaya ilmu terus terpancar.
Sore merambat hingga malam menjelma
Rumus diulang dengan senyum yang tulus
Tak pernah mengeluh meski letih terasa
Asal muridnya gapai cita yang indah.
Hingga kabar bahagia akhirnya datang
Piala juara satu digenggam dengan bangga
Sorak dan puji memenuhi setiap ruang
Tapi namanya tak sekalipun disebutkan.
Sekolah menyanjung prestasi yang gemilang
Murid melangkah membawa masa depan cerah
Semua lupa tangan yang dulu membimbing
Yang berjuang keras hingga puncak tercapai.
Kini ia berjalan dalam sunyi senyap
Mengabdi tulus tak menuntut balasan apa
Seiring waktu yang terus bergerak lepas
Maka jasanya pun terlupakan selamanya.
Pangkalpinang, 24 Mei 2026