Senyap yg mengagumi
Karya: Adinda mulya rizkiAku mengagumimu seperti pagi yang sabar menunggu matahari terbit, tanpa riuh, tanpa pamrih. Dalam diam, namamu tumbuh seperti doa yang tak pernah putus. Kau adalah cahaya kecil di sudut hatiku, sederhana namun cukup untuk menuntun arah pulang. Aku belajar dari caramu menatap dunia, lembut namun tegar, rapuh namun tetap berdiri. Mengagumimu bukan tentang memiliki, melainkan merawat rasa agar tetap hidup dalam sunyi. Jika kelak waktu memisahkan, biarlah kagum ini menjadi jejak yang tak hilang, seperti langit yang setia memeluk bumi setiap senja.
4 juni 2026 Bandung