Barangkali Anurāga
Karya: Agisti HandayaniAku hafal caramu berpikir,
bukan karena pernah kucatat,
melainkan karena sering kali
aku pulang membawa cara pandangmu terhadap banyak hal.
Aku mengenali setiap jeda dalam suaramu,
cara kau menyimpan kata-kata
sebelum memberinya tempat untuk tumbuh.
Barangkali karena itu,
yang tertinggal dalam ingatanku bukan suaramu,
melainkan hal-hal yang kupahami sesudahnya.
Di hadapanmu, aku bersikap biasa saja,
masih dengan tawa yang sama,
masih dengan cerita yang sederhana.
Hanya mataku yang kadang lupa
bersikap sewajarnya.
Sebab caramu menjalani banyak hal
membuat persoalan terasa tidak sebesar semula.
Ada tenang yang tak kau tunjukkan,
tetapi selalu hadir ketika diperlukan.
Awalnya kukira ini hanya rasa kagum sementara,
yang tanpa kata, diam-diam tinggal,
lalu menetap lebih lama dari yang kuduga.
Bogor, 02 Juni 2026