Devi sintia arifin - ​"Benih di Balik Air Mata" (LCP 47)

📅 27 Juni 👁 Memuat...

 Benih di Balik Air Mata

Karya: Devi sintia arifin


Di bawah langit yang sempat menyimpan mendung,
Kini cahayamu menyelinap, lembut dan agung.
Apa yang dahulu hanya bisikan dalam gelap,
Kini menjelma nyata, memeluk jiwa yang lelap.
​Langkah kaki yang sempat ragu di persimpangan,
Kini menemukan jalan dalam terang harapan.
Bukan sekadar kebetulan yang datang tiba-tiba,
Tapi simpul doa yang terurai, menyembuhkan luka.
​Tangan-Mu tak pernah lepas di tengah badai,
Menuntun doa yang pecah, menjadi utuh dan damai.
Kini kutahu, setiap tetes air mata yang jatuh,
Adalah benih yang Kau siram, hingga mekar tersentuh.
​Tak ada lagi tanya tentang waktu yang tertunda,
Sebab dalam jawaban-Mu, ada rindu yang terjeda.
Doa yang terucap di sunyi sepertiga malam,
Kini benderang, menepi di pelabuhan tentram.


25 juni 2026