Terlupakan di Sudut Waktu
Karya: Dia SapitriAku pernah menjadi bagian dari ceritanya
mengisi hari-hari dengan tawa ceria dan harapan.
Namun waktu berjalan tanpa menoleh,
membawa semuanya pergi perlahan.
Namaku kini hanya jejak yang samar,
tertulis tipis di halaman kenangan.
Tak lagi disebut dalam percakapan,
tak lagi dicari dalam keramaian.
Aku melihat musim datang dan pergi,
sementara ingatan tentangku semakin pudar.
Seperti daun yang jatuh di penghujung senja,
diam terbawa angin tanpa kabar.
Bukan aku membenci keadaan, dan orangnya.
hanya sesekali hati bertanya.
Mengapa yang pernah begitu dekat,
dapat menjadi begitu asing akhirnya?
Mungkin memang begitulah hidup,
tidak semua kisah tinggal selamanya.
Ada yang hadir untuk memberi warna,
lalu pergi meninggalkan makna.
Kini aku belajar menerima,
bahwa terlupakan bukan akhir perjalanan.
Sebab meski hilang dari ingatan seseorang,
aku tetap hidup dari dalam pengalaman.
Dan jika suatu hari kenangan itu kembali,
aku tak meminta untuk diingat sepenuhnya.
Cukup biarkan waktu menjadi saksi,
bahwa aku pernah ada dan berarti dalam ceritanya.
Medan, 5 Juni 2026