Arsip yang Tak Pernah Dibuka
Karya: Fauziah SafitriTidak semua harap lahir untuk bersuara.
Sebagian memilih menjadi arsip
disimpan rapi oleh waktu,
tanpa alamat, tanpa tujuan.
Aku pernah menitipkan masa depan
kepada langit yang tak menjanjikan apa pun.
Bukan karena yakin akan dijawab,
melainkan karena percaya
bahwa kehilangan bukanlah lawan dari harapan.
Lalu hari-hari berlalu
seperti halaman yang dibalik angin.
Ada namaku yang terhapus,
ada mimpiku yang berganti wajah,
dan ada doa-doa
yang tak pernah kembali sebagai jawaban.
Namun kini aku mengerti,
harap yang tak tersampaikan
bukanlah harap yang sia-sia.
Ia menjelma keberanian
mengajariku berjalan
meski dunia tak pernah tahu
apa yang diam-diam sedang kuperjuangkan.
Sebab yang paling sunyi
sering kali bukan kesedihan,
melainkan ketulusan
yang memilih tetap hidup
meski tak pernah disebut oleh siapa pun.
Sabtu, 27 Juni 2026