Laora Wasfa Dillurahma - Bernyawa Di Tengah Pusara (LCP 47)

📅 26 Juni 👁 Memuat...

Bernyawa Di Tengah Pusara

Karya: Laora Wasfa Dillurahma


Bulan mengubah cahaya
Telaga dangkal penjerat nyawa
Mentari menari di atas kepala
Awan tiba membawa berita

Asa menyanjung membelai dara
Menatap kami seolah bukti
Membisik percaya yang abadi
Namun mati di tengah janji

Lambat Laun katanya pasti
Jalan saja belum jadi
Ah, barangkali tuli
Buta arti, terbungkam sudah bukti

Dicuci lewat panji
Direkam bagai suci
Disaksikan banyak pengkaji
Oh, bodoh sekali.

Memotong udara yang merdeka
Merayap masuk merusak jati
Tinggal berdiri di sanggar seni
Tontonan awan yang menanti

Korban di salah tindaki
Fakta ditendang ocehan
Lenyap yang katanya jaya
Jajahan diri, langsung ditembaki

Hahaha, menangis senyap tawa itu
Ketar-ketir terbakar
Mampu jatuh tanpa berdiri
Ironisnya harap tak jadi.

Kami menunggu di ujung tanduk
Dorongan terakhir menuju amuk
Masa emas penuh lembut itu
Bagaikan dongeng bocah dungu.


Bengkulu, 23 Juni 2026