Maria Erfina Manehat - Ketika Doa Menemukan Jalan (LCP 47)

📅 27 Juni 👁 Memuat...

Ketika Doa Menemukan Jalan

Karya: Maria Erfina Manehat


Hari-hari dalam hidupku,
Menadah tangan tiada pegangan,
Menunduk dalam diam antara sujud dan sembah.
Ucapan demi ucapan, untaian kata demi kata, tak lain dan tak bukan hanya untuk sebuah doa.
Pagi aku mengucap, malam aku bersembah.
Bunyi serangga tak pernah kuhiraukan.
Sabar kunanti dalam sembah, merekah.. Menyatu dalam ingatan.
Pelan-pelan aku untai kata, merasakan sesak yang kupikul. Sejenak diam kala sesak, namun kulanjutkan demi suatu jalan.
Pahit, manis, asam, semua rasa yang kucecap menyatu dalam doa.
Jauh kulihat, cahaya lilin menyala terang, embusan angin pun tak luput berbisik, bagai balasan singkat darinya.
Besar harapan kupanjatkan, berharap petunjuk kudapat. Itulah.. Begitu sabar dan lelah dinanti.
Akhirnya, jalanku terbuka
Hati itu, sabarku, ikhlasku berbuah lebat.
Ia tahu apa yang kubutuh.
Jalan itu hadir dalam buntu, di mana kata tak dapat menjelaskan.
Jalan itu indah, yang kujalani sampai hari ini dengan semangat.



Kefamenanu, 25 Juni 2026