Meilina Fardani - Arsip yang Lenyap di Ujung Jari (LCP 46)

📅 05 Juni 👁 Memuat...

Arsip yang Lenyap di Ujung Jari

Karya: Meilina Fardani



Di rahim kota yang menolak tua
ada waktu yang melarutkan nama-nama.
Kita adalah selembar kertas di sudut pustaka
yang tintanya mengering, dimakan sunyi yang purba.

​Siapa yang sudi merawat remah ingatan?
Ketika deru mesin melindas sisa-sisa tatapan.
Kau dan aku, perlahan menjelma bayang
tersisih dari catatan, karam di arus yang gamang.

​Malam mengunci rapat pintu-pintu rahasia,
menyisakan kita, sekadar angka yang sia-sia.
Dulu kita adalah aksara yang lantang dieja,
kini melenyap, menjadi debu di atas meja.

​Kita telah menjadi yang tak terpikirkan,
seperti ketukan pintu yang diabaikan.
Sebab di dunia yang bergerak tergesa-gesa,
melupakan adalah cara mereka merayakan kuasa.


Bogor 5 Juni 2026