Doaku Untukmu Wahai Ibuku
Karya: Muhamad farizDi sudut malam yang sunyi dan pasrah,
Kusandarkan dahi di atas sajadah,
Mengingat letihmu yang tanpa keluh,
Mengalirkan doa bagi jiwamu yang teguh.
"Ya Tuhan, peliharalah ibuku tercinta,
Hapus air matanya, gantikan dengan bahagia,
Beri dia senyum yang tak kunjung padam,
Sinarilah hatinya yang seindah malam."
Hari berganti, waktu pun terus berjalan,
Tuhan mendengar rintihan dalam kesunyian.
Kini kulihat binar cerah di matamu,
Ketenangan hakiki memeluk sisa usiamu.
Langkahmu tak lagi seberat yang lalu,
Sakit dan lalamu kini tlah berlalu.
Melihatmu tersenyum di hari tua,
Adalah bukti nyata atas segala doa.
Terima kasih Tuhan, Sang Pemilik Semesta,
Engkau jawab pintaku dengan seindah-indahnya.
Bahagia ibuku kini menjadi nyata,
Sebuah berkah terindah yang tiada tara.
Pontianak,23 Juni 2026