Muhammad Alvin Musthofa - Relung Sunyi (LCP 46)

📅 01 Juni 👁 Memuat...

Relung Sunyi

Karya: Muhammad Alvin Musthofa


Tidakkah tuan-tuan dan nyonya-nyonya menyaksikan
berapa banyak manusia terkapar karena cinta?
tapi mengapa ia selalu di bawa ke setiap keramaian
di pasar Senin, di meja-meja perundingan,
bahkan di dapur ibu sekalipun sunyi
Kalaupun tuan dan nyonya tidak sudi
bolehkah kita berkenalan dengan luka sekali-kali
sambil lalu menyeduh kopi berbincang hangat di pagi hari
kemudian merelakan rindu-rindu ini pergi
menyisakan alur yang mengulur
mengukir senja pada perbatasan air mata
berucap selamat tinggal kata-kata



Situbondo, 26 Mei 2026