Teduh Memabukkan
Karya: Naila RohmahUdara seketika menjadi lebih sejuk
Bunga-bunga di taman telah berpindah dalam relung sanubari
Mewangi bersama ribuan tempat yang kutapaki
Menjadi sasmita perjumpaan dengan sosok menawan
Netraku sukar menangkap isi semesta
Selain kepada indahnya engkau, aku jernih menerka
Nalarku beku menafsirkan banyak hal
Bermuara hanya pada engkau
Mengakulah!
Daya pikat apa yang kau punya?
Hingga sinarmu merebahkan jiwa
Menjarah damai nafas pemilik sukma ceria
Aku menyerah!
Mantra pesona engkau, kurengkuh sendirian
Tersusun elok dalam rak yang kunamai “teduh memabukkan”
Biarlah esok lusa kau percaya, aku sungguh telah memuja
Aku bertanya
Bolehlah kiranya kau memberi cinta?
Imbalan atas hatiku yang kau bawa lari
Agar genap pula damba yang kurajut sendiri
Demikian, resapilah bait rasa si bunga
Biarpun lewat ribuan purnama
Payung selalu tak lupa kubawa
Tuk menaungi Kanda dalam berkelana, bersama doa-doa
Jember, 01 Juni 2026