Di Antara Hening dan Dikabulkan
Karya: NAZWA ALICIA SETIA ANZANIPada malam yang menua pelan,
kutitipkan harap pada langit yang tak bersuara,
seperti surat tanpa alamat yang tetap berharap sampai pada tujuan,
meski hanya dibawa angin yang tak terlihat oleh mata.
Di antara sepi yang panjang,
aku belajar membaca tanda-tanda kecil dari kehidupan,
bahwa sabar bukan sekadar menunggu,
melainkan cara Tuhan membentuk hati agar lebih kuat dari ragu yang sering datang tanpa diundang.
Waktu berjalan seperti sungai yang tak pernah kembali ke hulu,
membawa semua tanya yang perlahan dijawab dengan cara yang tak selalu kumengerti,
namun selalu terasa tepat pada waktunya.
Hingga akhirnya aku sadar,
tidak semua yang kupinta harus datang dengan cepat,
sebab di antara hening dan dikabulkan,
Tuhan sedang menata jawabannya dengan paling lembut untukku.
Bandung, 23 Juni 2025